Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari Agustus, 2013

LEBARAN DAN TUHAN DALAM KERAMAIAN

Acep Iwan Saidi *
Kompas 27/08/2011

MALAM LEBARAN

bulan di atas kuburan

Demikian bunyi sajak pendek yang ditulis Sitor Situmorang. Sajak  itu sangat populer di jagat sastra Indonesia bukan karena pendek dan ditulis Sitor, seorang penyair kenamaan negeri ini, melainkan karena ia seperti selembar surat kaleng. Bulan di atas kuburan adalah paradoks yang mengejutkan. Bagaimana mungkin benda langit itu muncul pada awal bulan (1 Syawal), di atas kuburan pula.  Terasa ada misteri menegangkan di situ.

Mudik Lebaran

Asep Yayat
http://www.suarakarya-online.com

Setiap lebaran aku selalu pulang kampung. Mudik. Tak terkecuali lebaran kali ini. Segala persiapan sudah beres. Jadi, tinggal berangkat saja. Beberapa hari lalu mobil sudah kubawa ke bengkel: ganti oli plus servis mesin dan penyejuk udara alias AC. Dengan demikian, meski terbilang sudah uzur, mobilku tetap nyaman dan bisa diharapkan tidak mogok di perjalanan.

Dinamika Sastra Kaum Santri

Doddy Hidayatullah
Suara Karya, 27 Juli 2013

Secara kualitatif, dinamika sastra kaum santri di pondok pesantren bisa kita analisis. Salah satunya adalah melalui pelbagai macam perubahan serta pergeseran corak orientasi paradigmatik yang menjadi substansi dalam karya sastra yang bersangkutan. Maka, bertambahlah ‘spesies’ baru, khazanah sastra pesantren mutakhir; sastra pop pesantren dan sastra pesantren yang subversif. Keberadaan dua spesies baru ini tidak hanya melengkapi dan menemani kanon sastra pesantren yang sudah ada, tetapi juga di banyak sisi menyimpan suatu potensi dialektis dan kritis baginya; intertextual clash (benturan intertekstual).

Mencermati Nilai Spiritualitas dalam Karya Sastra

Evi Melyati
Suara Karya, 3 Agu 2013

Karya sastra bertema spiritualitas ternyata masih diminati dikalangan pembaca. Paling tidak bisa dilihat dari hasil survei Bale Sastra Kecapi yang diadakan September belum lama ini. Berdasarkan hasil survei dari 100 responden di Jakarta dan sekitarnya inilah Bentara Budaya mengusung agenda acara diskusi “Spiritualitas dalam Sastra”, baru-baru ini.

Jumlah Keseluruhan Para Rasul 313

Kanjeng Tok

Telah kita ketahui bersama, bahwa nama-nama rasul yang wajib kita hafal dan ketahui ada 25. Sedangkan jumlah keseluruhan para rasul ada 313. Mungkin ini yang tidak banyak diketahui orang, yakni tentang nama-nama para rasul yang berjumlah 313.

Al-Alim al-‘Allamah asy-Syaikh Muhammad Nawawi al-Jawi al-Bantani (kelahiran Tanara, Serang, Banten tahun 1813 M dan wafat di Mekkah tahun 1897 M), dalam kitabnya yang berjudul ats- Tsamaru al-Yani’ah fi Riyadh al-Badi’ah menjelaskan: 313 Nama-nama Nabiyallah sebagaimana berikut:

PUstakapuJAngga.com

Sastra-Indonesia.com